Jumat, 07 Februari 2014

Bisakah Terselip Diriku diMatamu ?

Aku terenyak kagum melihat sorot matamu, bukan sekedar pura-pura aku tertegun. Melihatmu sekali saja sudah membuat malamku terbayang pertemuan itu. Kau berjalan melewatiku dengan angkuhnya dan matamu tak memandang arah yang lain selain kearah kemana kau berjalan. Kau bukan alasan untuk buatku penasaran tapi sungguh bukan maksut apa-apa. Aku hanya ingin menjadi bagian apa yang kau lihat saat itu. Menjadi sorotan sesuatu yang bisa kau lihat sebelum kita tidak bisa bertemu lagi. Sesederhana itu bukan ?

Mungkinkah di detik lain, kau bisa lakukan itu ? Melihatku sebagai sesama pejalan kaki yang mungkin memang tidak perlu kau kenali, tetapi cukup kau lihat dan kau tahu. Pernah ada diriku - bukan sekedar aku tapi ada sosok diriku dibola matamu. Selintas terlihat tak wajib kau ingat. Hanya bisakah terselip diriku dimatamu ?